Tasyakur dan Doa Bersama Warnai HUT ke-33 Kota Tangerang, JP3M Gelar Khotmil Qur’an di 34 Titik Pesantren
Penulis : Admin Siarmuinews.com
Tasyakur dan Doa Bersama Warnai HUT ke-33 Kota Tangerang, JP3M Gelar Khotmil Qur’an di 34 Titik Pesantren
Penulis : Admin Siarmuinews.com
Kota Tangerang – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke-33 sekaligus rangkaian kegiatan pelantikan Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JP3M) Kota Tangerang, diselenggarakan kegiatan Tasyakur dan Doa bersama bertajuk “Bersama Al-Qur’an Jayalah Kotaku”, pada Jum’at, 30 Januari 2026 / 11 Sya’ban 1447 H.
Kegiatan ini diisi dengan 33 kali Khotmil Qur’an yang dilaksanakan secara serentak di 34 titik pondok pesantren yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangerang. Pelaksanaan khotmil Qur’an ini melibatkan para perempuan pengasuh pesantren, bu nyai, nawaning, serta muballighoh yang tergabung dalam JP3M Kota Tangerang, sebagai wujud doa kolektif untuk keberkahan dan kemajuan Kota Tangerang.
Acara Tasyakur dan Doa ini menjadi momentum spiritual yang sarat makna, tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia Kota Tangerang, tetapi juga sebagai ikhtiar batin untuk memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan bagi para pemimpin dan seluruh masyarakat Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada JP3M Kota Tangerang dan seluruh pesantren yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang berakhlak dan religius.
“Tasyakur dan Khotmil Qur’an ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama agar Kota Tangerang senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT. Pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan spiritual. Pesantren dan para ibu nyai memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai moral, keagamaan, dan persatuan umat,” ujar Sachrudin.
Ia juga berharap, melalui kebersamaan dengan Al-Qur’an, Kota Tangerang dapat terus berkembang menjadi kota yang maju, sejahtera, dan harmonis, tanpa meninggalkan nilai-nilai religius yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang), KH. Ahmad Baijuri Khotib, M.A, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam seluruh aspek kehidupan, baik secara pribadi maupun sosial.
“Al-Qur’an adalah sumber cahaya dan petunjuk. Ketika Al-Qur’an dibaca, dipahami, dan diamalkan secara kolektif, maka keberkahan akan turun kepada suatu daerah. Kegiatan Khotmil Qur’an ini merupakan doa bersama agar Kota Tangerang selalu berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah, serta dianugerahi pemimpin dan masyarakat yang amanah,” tutur KH. Ahmad Baijuri Khotib.
Beliau juga mengapresiasi eksistensi JP3M Kota Tangerang sebagai wadah perempuan pesantren yang berperan aktif dalam dakwah, penguatan ukhuwah, serta pemberdayaan umat, khususnya dalam menjaga tradisi keilmuan dan spiritual pesantren.
Pelaksanaan 33 Khotmil Qur’an di 34 titik pondok pesantren ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara ulama perempuan, pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pesantren tetap menjadi pusat peradaban moral dan spiritual dalam kehidupan masyarakat Kota Tangerang.
Melalui kegiatan Tasyakur dan Doa ini, JP3M Kota Tangerang berharap semangat kebersamaan dengan Al-Qur’an dapat terus terjaga dan menjadi energi positif dalam mendukung terwujudnya Kota Tangerang yang religius, berdaya saing, serta berorientasi pada kesejahteraan lahir dan batin masyarakat.